Sunday, September 8, 2013

Hidup Dalam Persepsi Cinta yang Berbeda

Seseorang datang dengan nama cinta, meminta untuk menciptakan suatu hubungan dengan dasar cinta karena dikhianati oleh cinta yang lain. Mereka semua berjalan dengan mengikuti kehendak hati mereka dengan dalih mencari cinta untuk mendapatkan cinta yang baru. Mereka memiliki persepsi cinta yang berbeda dan cara hidup cinta yang berbeda pula. Melakukan segala hal yang mereka inginkan atas nama cinta dan juga menyesal juga karena cinta. Memang berat sebagai seseorang yang tak tahu apa itu cinta dan mencoba mengerti bagaimana cinta yang dimaksud oleh penjelajah cinta, karena mereka memiliki pengertian tentang cinta dengan pandangan yang berbeda.

Mereka berfikir bahwa untuk membuktikan bahwa mereka mencintai sesuatu atau seseorang harus melalui jalan memiliki sesuatu tersebut dan bahkan Mario Teguh berpendapat sama tentang hal itu yaitu "kalau cinta harus memiliki".


Saya punya cerita yang persis sana mengadopsi persepsi cinta dari Mario Teguh. Salah seorang teman saya pernah menyatakan cinta kepada seorang gadis dengan memberikan sebuah boneka. Terang saja gadis tersebut menerima boneka tersebut. Selang beberapa hari terdengar berita bahwa gadis tersebut menjalin sebuah hubungan dengan orang lain. Tak tahu apa yang terjadi, teman saya langsung terbakar api cemburu dan mendatangi gadis tersebut untuk meminta kembali apa yang telah ia berikan atau gadis tersebut harus membakar boneka yang telah teman saya berikan. Itulah yang terjadi ketika cinta harus memiliki. Kata "harus" menciptakan ekspektasi yang besar terhadap cinta dan kadang akan melakukan apapun jika tidak mendapatkannya.


Tapi penulis memiliki pandangan cinta yang berbeda dari semua yang mereka katakan tentang cinta. Cara mengenal cinta yang tidak sama dengan orang kebanyakan dan mungkin terdengar aneh. Cinta yang tidak harus memiliki dan merasa senang dengan melihat kehadirannya, bersyukur bisa mendengar suaranya, malu bila bertatapan dengannya dan tak sanggup apabila harus berdiri lama di hadapannya. Mungkin bagi kebanyakan orang tidak gentle bagi seseorang lelaki untuk memiliki rasa seperti ini, tapi tidak dapat dipungkiri, itulah yang penulis rasakan.

Penulis tidak pernah berfikir meminta orang yang penulis cintai untuk harus menerima cinta yang penulis punya. Kehadiran dan senyumnya saja sudah cukup :) Jikapun harus memiliki, penulis akan mencoba untuk memilikinya setelah penulis berhasil nanti, bisa membiayainya, bisa menjadi sandaran baginya. Penulis berfikir jika hanya memikirkan tentang cinta yang penulis punya, sama halnya dengan penulis mengabaikan orang yang menunggu penulis di masa depan untuk menjalin cinta yang diridhai-Nya. Bukannya panulis tidak berusaha, mungkin dengan belajar giatlah penulis berusaha untuk dia yang menunggu di masa depan. Penulis ingin membahagiakan dia. Dia yang akan bersama penulis dan diridhai Allah kelak.

Saat ini penulis lebih fokus untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ini penting karena lelaki yang baik diperuntukkan untuk wanita yang baik pula (An-nur : 26). Dan juga Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah (Al-Baqarah : 165).

Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik :)
Amiin 

Saturday, August 17, 2013

Makna Kemerdekaan Bagiku

Sudah 68 tahun Indonesia merdeka, tapi saya merasa ini bukan kemerdekaan sebenarnya. Indonesia tidak benar-benar merdeka dalam membangun perekonomian yang mandiri, ketegasan yang mandiri, kebijakan yang mandiri dan kesatuan yang mandiri. Saya cukup geram dengan berbagai kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat dalam negeri, apalagi didominasi oleh partai demokr*t, memang sebenarnya demokr*t tidak bersalah, tapi jajaran oknum yang ada di tubuh Demokrat membuat nama Demokrat tercoreng.

50 tahun yang lalu Bung Karno dengan tegas mengatakan pada investor yang berniat membantu Indonesia dengan ucapan "Go to hell with your aid!!!" (persetan dengan bantuanmu!!). Setelah Bung Karno tidak ada lagi, presiden Soeharto hingga presiden saat ini dengan mudahnya menerima bantuan asing bahkan dengan persyaratan yang mencekik Indonesia. Kita bisa dibayangkan saat ini hutang Indonesia karena menerima bantuan asing hampir mencapai 2000 triliun dengan bunga yang mencekik tiap tahunnya.

Apakah Indonesia terlalu bodoh sehingga tidak bisa mengelola kekayaan alamnya sendiri? 
Apakah tak ada rakyat Indonesia yang bisa mengelola kekayaan Alam Indonesia sehingga harus menyerahkannya kepada asing?

Sungguh suatu ironi dan kebodohan yang terjadi di depan kita dan hal tersebut dipertontonkan di muka publik. Sebagai rakyat Indonesia, hati saya teriris. Sangat teriris terlebih dengan pejabat yang mau saja disuap oleh perusahaan asing yang tetap dan masih beroperasi di Indonesia. Dimana otak kalian?!!!!
Menjual bangsa sendiri demi kepentingan asing. Sama halnya kalian membunuh rakyat Indonesia secara perlahan. Kita bisa lihat apa yang terjadi di Freeport sungguh gila dan Pemerintah masih bisa tersenyum bahkan tertawa dengan kebodohan yang diperlihatkan di mata publik. Sungguh tidak masuk akal, bagi hasil untuk Indonesia hanya 1%. Gila ga tuh?

Terang saja saya katakan, lagi lagi keterkaitan partai penguasa terhadap kasus penyuapan yang terjadi baru-baru ini. Inikah Indonesia? Mau jadi apa bangsa kita jika kita dipimpin oleh orang-orang seperti ini. Saya teringat dengan salah satu tulisan cendikiawan Riau yaitu Tabrani Rab. Beliau mengatakan dalam sebuah artikel bahwa jika seekor ikan mati, yang pertama kali busuk dan berulat adalah kepalanya dan baru nanti kemudian diikuti oleh bagian tubuhnya. Beliau kemudian menjelaskan bahwa suatu negara atau pemerintahan itu tergantung dari pada kepala atau piminannya. Jika pimpinannya rusak, maka rusaklah bawahannya dan rusak jugalah negara tersebut.

Saya merasa otak kita memang telah dicuci dengan keadaan dan kelemahan yang kita miliki. Saya sempat bertanya kepada salah seorang yang berkerja di Chevron Riau tentang perusahaan Chevron itu sendiri. Dia mengatakan dengan tegas bahwa "Mana bisa orang Riau mengelola minyak!!!". "Ngapain juga anak UNRI itu demo depan Chevron kayak ga ada kerjaan aja". Sepintas saya setuju, tapi ada beberapa hal yang harus digaris bawahi. Jika bandingan pengelolaan minyak adalah Amerika, tentu Riau kalah jauh, apalagi jika berbicara masalah tegnologi dan jumlah produksi yang bisa dihasilkan. Tetapi yang saya ingin tekankan disini adalah masalah ketransparansian pembagian hasil minyak Riau. Dalam koran harian Riau Pos yang saya baca tahun lalu disebutkan "Rakyat Riau Tidak Tahu Berapa Penghasilan Minyak Riau". Lho kok? Ini memang benar-benar hal yang aneh, sehingga tidak heran jika muncul gerakan Riau Merdeka yang dulu pernah dipelopori oleh Tabrani Rab. Haruskah kita hanya diam saja terhadap pembodohan yang terjadi di depan mata kita dan membiarkan mereka mengelola semua kekayaan Indonesia. Bahkan untuk garam saja, kita juga masih impor dari Singapur. What the..!!! Apakah kekayaan laut Indonesia belum cukup untuk memenuhi kebutuhan garam Indonesia?

Dalam acara metro tv baru baru ini, salah seorang nara sumber menyebutkan bahwa alat ukur dari kemerdekaan adalah kesejahteraan. Kita boleh merdeka secara fisik, tapi secara batin Indonesia masih terjajah dalam berbagai aspek ekonomi, sosial, dan bahkan politik. Bisa kita lihat contohnya ketika Presiden Iran meminta bantuan kepada Indonesia untuk memberikan lampu hijau berkaitan dengan nuklir untuk negaranya. Jelas tampak ketika itu Presiden kita menyambut baik niat Iran karena bertujuan untuk damai, tapi hanya berselang beberapa waktu keputusan Indonesia berubah malah mendukung Amerika yang  dulu menyerang Iraq dengan alasan keberadaan senjata pemusnah masal dan sampai hari ini tidak terbukti. Jutaan nyawa telah melayang karena perang dan sampai hari ini Amerika masih memproduksi berbagai macam senjata dan mengklaim dirinya sebagai Polisi Dunia. Kejamnya dunia...

Maka oleh karena itu saya menghimbau bagi kita generasi muda sebagai agen perubahan (Agent of Change), saatnya kita merobah ketidak adilan ini. Sebagai pemuda, kita memilki peran penting bagai negara kita. Adanya persatuan bangsa, tanah air dan bahasa diciptakan oleh pemuda melalui sumpah pemuda, terjadinya proklamasi pada tanggal 17 Agustus setelah peristiwa rengas dengklok dilakukan oleh pemuda, pemberhentian rezim Suharto yang berkuasa selama 32 tahun dilakukan oleh pemuda. Ini merupakan catatan penting bagi kita untuk memupuk semangat generasi muda untuk merubah bangsa kita kearah yang lebih baik. Pemuda!!! Jadilah Pelopor bukan Pengekor!!!

Merdeka !!!
Merdeka !!!


Semoga artikel saya ini memberi manfaat yang baik bagi saya selaku Admin blog ini dan juga bagi pembaca, agar semangat juang pemuda semakin, selalu dan akan terus berkorbar untuk Indonesia yang lebih baik. Wasallam :)

Sumber:
http://forum.detik.com/freeport-kita-dapat-berapa-t206755.html

Saturday, August 10, 2013

Atasi Problematika Listrik Anda dengan TRIDINAMIKA

Tridinamika Blog Kontes 2013Admin cukup jengkel dengan masalah listrik yang terus terjadi di Indonesia ini. PC admin terkadang mengalami troubleshooting ketika listrik harus mati secara mendadak baik melalui pemadaman listrik maupun turunnya spanning. Yang lebih parahnya lagi adalah alat-alat elektronik yang lain suka kegirangan untuk berhenti kerja kalau sudah terjadi pemadaman listrik. Jika lama-lama seperti ini berapa banyak biaya yang harus Admin keluarkan untuk memperbaiki semua alat-alat tersebut. Apakah bisa Admin menuntut PLN sebagai korban atas ketidaknyamanan terhadap layanan konsumen? karena pemadaman listrik berdampak pada kerusakan alat elektronik yang Admin miliki.

Memang pentingnya listrik dalam kehidupan  tidak bisa kita pungkiri karena kebutuhan masyarakat terhadap listrik bukan lagi merupakan kebutuhan sekunder, tapi sudah merupakan kebutuhan primer yang selama 24 jam kita membutuhkannya. Segala sesuatunya memerlukan listrik bahkan nanti Dahlan Iskan juga akan meluncurkan mobil listrik yang juga mempengaruhi tingkat kebutuhan listrik Indonesia tentunya. Dengan terjadinya hal tersebut tidak heran apabila penurunan tegangan (voltage collapse) terjadi di Indonesia, karena semua kalangan membutuhkan listrik dan pembangkit listrik yang ada sama sekali tidak sebanding dengan peningkatan konsumsi listrik yang berujung pada pemadaman bergilir.

Kita bisa lihat bagaimana sejarah pelistrikan di Indonesia. Mulai dari zaman Belanda hingga sekarang, tidak begitu banyak bendungan dan pembangkit yang dibangun. Seharusnya pemerintah tanggap akan hal ini. Sedangkan jumlah penduduk terus bertambah dan kebutuhan akan listrik juga bertambah begitu pesat tapi perkembangan listrik di Indonesia tidak bisa memacu perkembangan kebutuhan listrik di Indonesia. Admin sungguh iri terhadap negara tetangga seperti Singapur yang hampir tidak mengalami pemadaman listrik sama sekali. Admin sempat menanyakan pada teman Admin yang berdomisili di Singapur tantang bagaimana masalah pemadaman listrik di Singapur dan dia dengan enteng menyebutkan bahwa selama dia tinggal di Singapur dari kecil hingga sekarang hanya 1 kali mengalami pemadaman listrik, dan itu pun hanya berlangsung selama 5 menit. Dia menjelaskan kembali bahwa dalam 5 menit ketika itu, banyak orang yang merasa bahwa itu adalah hari kiamat, karena kejadian seperti itu tidak pernah terjadi sebelumnya. 

Namun pemadaman listrik yang sering terjadi di Indonesia ini, yang dianggap seperti kiamat bagi Singapur, dirasakan hampir setiap hari akhir-akhir ini oleh warga negara Indonesia khususnya Admin yang berdomisili di Pekanbaru. Tentunya hal ini harus diatasi dengan solusi yang tepat. Jika hanya menyalahkan pemerintah tentu tidak akan ada gunanya, oleh karena itu, solusi dini yang paling logis yang bisa kita lakukan adalah memulai sesuatu dari diri kita sendiri yaitu dengan cara menghemat pemakaian listrik kita. Dalam hal ini, Admin menyarankan untuk menggunakan jasa alat ukur dan instrumentasi TRIDINAMIKA. Kenapa TRIDINAMIKA? Karena TRIDINAMIKA merupakan perusahaan terdepan di Indonesia dalam menangani problematika pelistrikan di Indonesia yang dibantu oleh tenaga ahli yang handal daam bidangnya dan TRIDINAMIKA juga telah memenuhi syarat dari konsep Pembangunan Berkelanjutan (Suitainable Development) yang telah di-implementasikan di dunia Internasional, dalam hal ini TRIDINAMIKA bisa memberikan solusi untuk saat ini dan juga sekaligus memberikan solusi untuk program jangka panjang atau dengan kata lain TRIDINAMIKA tidak hanya memperhatikan bagaimana pemanfaatan listrik (Power Management) itu sendiri tetapi juga memperhatikan bagaimana keselamatan lingkungan manusianya (Human Safety Environment Clinic). Hal ini merupakan hal yang harus kita perhatikan dan ini merupakan program jangka panjang yang berguna, bukan hanya untuk kita tetapi juga berguna untuk generasi penerus kita.

Sebelum hal buruk terjadi, tentunya perlu bagi kita untuk melakukan tindakan preventif yang bisa kita dapatkan dari Tridinamika. Dalam hal ini anda tidak perlu memikirkan tentang kualitas sumberdaya manusianya (Human Resources Quality) atau masalah tegnologi yang digunakan, karena Tridinamika telah diakui sebagai ahli dalam jasa pengukuran (Measuring Service) dan pemasok instrument ukur di Indonesia.

Manfaat Teknis yang akan anda peroleh adalah:
  • Berkurangnya resiko kebakaran akibat hubung pendek listrik 
  • Membantu pengguna dalam melakukan pencegahan penyebaran polusi jaringan listrik
  • Penambahan lifetime dan reliabilitas peralatan 
  • Pengguna dapat secepatnya menentukan penyebab terjadinya kerusakan, apakah dari kualitas powerline ataukah dari gejala mekanis
  • Mengurangi resiko terjadinya premature downtime (kerusakan dini) pada berbagai komponen elektrik. 
  • Pengguna dapat secepat mungkin menentukan solusi yang paling tepat untuk menanggulangi permasalahan powerline quality
  • Membantu anda dalam melakukan pencegahan penyebaran polusi jaringan listrik
  • Anda dapat secepat mungkin menentukan solusi yang paling tepat untuk menanggulangi permasalahan powerline quality
  • Penambahan lifetime dan reliabilitas peralatan yang berbasis komputer
  • Membantu pengguna dalam melakukan managemen pembebanan
  • Membantu anda dalam melakukan management pembebanan

Manfaat Non Teknis yang akan anda peroleh adalah:
  • Penurunan kualitas produksi yang berlebih dapat dihindari
  • Penghematan biaya maintenance mesin-mesin produksi hingga ratusan juta rupiah tiap tahunnya.
  • Penghematan energy yang signifikan (energy saving)
  • Langkah awal dalam tahapan audit energi telah terpenuhi

Untuk mendapatkan segala layanan diatas anda bisa menggunakan jasa dari TRIDINAMIKA yang selalu siap sedia memberikan pelayanannya berupa jasa pengukuran (measuring service) dan juga menawarkan produk-produk instrumen pengukuran listrik dari seluruh dunia yang mana hal ini sesuai dengan visi TRIDINAMIKA itu sendiri yaitu "Be a center of instrument that provide many brands and products from all around the world of the test and measuring instrument". Dalam membantu kinerja TRIDINAMIKA dalam melayani anda, TRIDINAMIKA juga dilengkapi dengan berbagai macam instrument ukur digital yang oke punya. Anda bisa melihat berbagai macam instrumen pengukuran dari TRIDINAMIKA disini lengkap dengan spesifikasi, keakurasian, keistimewaan alat dan juga kegunaannya.

TRIDINAMIKA memilki berbagai macam alat ukur yang lengkap dalam masalah pengukuran, analisa dan memberikan solusi yang tepat untuk listrik anda. Anda tidak perlu bingung akan hal itu. Biarkan TRIDINAMIKA mengatasi semua masalah kelistrikan perusahaan, kantor dan rumah anda. Mari atasi semua itu bersama partner yang tepat dalam membina lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman.

Dua jenis produk yang tidak kalah terkenal dari TRIDINAMIKA adalah produk yang berasal dari pengembang AGILENT Technologies dan FLUKE. AGILENT Technologies atau lebih dikenal dengan Agilent adalah perusahaan yang berkedudukan di California, Amerika yang sengaja mendesain mengembangkan dan memproduksi instrument pengukuran elektronik dan bio-analistis untuk membantu perusahaan lainnya dalam mencapai performa terbaiknya baik dalam segi efesiensi energi, produktifitas dan kenyamanan lingkungan kerja.

Sebagaimana yang kita ketahui, Fluke dikenal sebagai pengembang Intrenasional yang sengaja mendedikasikan produk-produknya untuk kepentingan perusahaan yang akan beranjak menuju taraf internasional dan mendapat sertifikat ISO sebagai pijakan pertama mereka untuk Go International. Pelayanan mereka meliputi test, pengukuran dan kalibrasi peralatan secara berkesinambungan dan keakuratan yang tidak perlu diragukan.


PT. TRIDINAMIKA JAYA INSTRUMENT 
Jalan Boulevard Raya Blok BA3 No.15 Gading Serpong
Tangerang 15810, Jakarta, Indonesia
Phone : 62-21-546 7617, 5467618, 5421 2399, 5421 2402
Fax : 62-21-546 7617
Email : tridi@tridinamika.com

Sengaja Admin memposting masalah ini selain berkaitan dengan lomba, tulisan ini juga ditujukan kepada jajaran pemerintah sebagai kritik guna memperbaiki dan membangun pelistrikan di Indonesia, dan juga menginformasikan kepada pembaca dan khususnya diri Admin sendiri untuk lebih tanggap akan masalah penghematan listrik, karena Admin menyadari bahwa kita harus melakukan hal ini bersama-sama baik pemerintah maupun rakyatnya. Mungkin menghemat listrik merupakan hal kecil, tetapi jika kita lakukan bersama-sama akan menjadi sesuatu yang besar untuk kepentingan kita bersama. Mari berhemat :) Untukmu, Untukku dan Untuk Indonesia.


Sumber:
Okezone.com (Dosen Beri Solusi Pemadaman Bergilir)
Okezone.com (Pemadaman Listrik di Pekanbaru, Riau)
PLN.co.id (Elektronik Rusak karena Pemadaman)
En.wikipedia.org (Pembangunan Berkelanjutan)
Tridinamika.com (Jasa Pengukuran Tridinamika)
AGILENT Technologies (Perusahaan)
Fluke (Fluke Company)

Your Comment (Facebook or Yahoo)