Tuesday, October 15, 2013

First trip to Padang for UNESCO Program

Banyak hal yang ingin diceritakan, semoga dengan keberadaan tulisan ini, bisa mewakili bagaimana menariknya gambaran yang terjadi ketika admin berada di Padang. Perjalanan ini sudah lama admin rencanakan, mungkin ada baiknya kalau admin cerita dengan sangat terperinci, mulai ketika hari senen, berhubung ini adalah perjalanan admin yang pertama kali ke Padang. Semua robongan dari Pekanbaru udah pernah ke Padang semua, termasuk semua keluarga admin. Mudah-mudahan ini bisa jadi dokumentasi yang memorable banget. :D over all, it's fun!!

Hari Senen 07 Oktober
[Sok gaul] Bassically gue hari itu ada ujian seminar sampe jam 10:20 am. Ujiannya seru karena dihujani dengan pertanyaan yang bertubi-tubi. But, everything is ok, karena admin udah nguasai materinya :D jadi setelah ujian proposal berakhir, admin memutuskan untuk pergi ke Padang. Admin packing stuffs jam 11 trus udah abis sholat langsung menuju bandara jam 12:20. Temen2 dari pekanbaru udah pergi duluan jam 10 tadi bahkan ada ynag pergi hari minggu, karena ngejar deadline booking room-nya jam 6, admin memmutuskan untuk menggunakan pesawat. Perjalanan dari pekanbaru ke padang tertera 50 menit. For bukti



Sesampainya di Minangkabau International Airport, admin menunggu jemputan pihak organizer UNESCO, setelah cukup lama menunggu, admin melihat beberapa bule dan admin memberanikan diri untuk bertanya apakah mereka juga mengikuti acara LBD UNESCO di Hotel Mercure. Ternyata mereka hanya turis :D Kemudian tak lama admin melihat seseorang dress like orang kantoran yang mirip pelem kuch kuch hu tahai, trus kenalan deh, namanya Mr. Sesha. Gak lama datang tuh bang Hamzah bilangin ke kami kalo busnya udah dateng trus kaminya disuruh nunggu di bangku. Karena bang hamzah sibuk ngobrol sama Mr. Sesha. Admin ketemu sama arek suroboyo jenenge Firman. Admin mengira bahwa dia memang asli Maalaysia, eh.. rupanya cuma lanjutin studi aja :D Trus admin lanjutin sholat ashar karena udah masuk waktu sholat, waktu balik si firman udah ada teman ngobrol. :D

Disana admin juga liat ada yang dateng, dari Jakarta si Gus Firman, Rizki Riandi, Kresna trus juga pihak UNESCO dari Jakarta Indonesia. Mau ngobrol sama cewek, malu... ntar dikira SKSD lagi. :D trus Admin mau ngajak si UI jakarta Gus Firman ngobrol, tapi karena dia nutup diri pakai jakcet hitam gitu, terpaksa nunda diri dulu. Bang Hamzah mengomando kami untuk masuk mobil trus, aku masukin deh tu barang dan ambil posisi duduk, pengennya duduk belakang tapi.. karena udah terlanjur ya sudahlah.... (sing Bondan). Di depan berasa ga ada kawan ngobrol, udah beristri semua :D bahan obroalnnya juga beda, ya udah paksain aja buat ngobrol, dari pada melongo tak tentu arah. Admin baru tau kalo perwakilan UNESCO Jakarta itu asalnya dari Maroko yang notabene mother tongue-nya adalah bahasa arab. karena ada modal dari bahasa arab dari pesantren, admin ngomong aja pakai bahasa arab buat percakapan yang simple. pertamanya sempat bingung, ternyata dia memiliki 3 anak, kirain 3 istri :P LOL

Akhirnya kami sampai juga di Hotel Mercure Padang memang pas banget deket laut. What a beautiful panorama!!! Keluar dari mobil admin ketemu deh sama teman2 dari pekanbaru, finally....
Disana bro Ridwan bilang kalau banyak participant yang tidak mendapatkan kamar. Akhirnya admin check dan adminlah salah satunya T.T Admin sudah bertanya kepada pihak organizer termasuk si Chairman. Padahal nama admin itu presenter nomer 2 dalam acara. Kok aneh ya.. :/

Percakapan

The Chairman: You have to confirm, if you didn't confirm how do we know to book the room?
Participant (Yasmin): if they didn't ask. what do we have to confirm? (sambil nunjukin bukti emailnya).
Participant(Geery): if we didn't confirm, why are we here? of course we confirmed already
Participant(Richard): Please take a look at that email (emailnya si Dhimas)
The Chairman: BUT YOU HAVE TO CONFIRMMM!!!! the date
Participants: I have confirmed,  I have confirmed,  I have confirmed,  I have confirmed
The chairman: if you want to stay at Hotel, it's ok. but, you have to pay 20 dollars per day.
Participants: What!!!
The Chairman: Please understand our condition. otherwise you get charge if you keep staying at the hotel.
Participants: but.... (belum selesai ngomong)
The chairman: no need, no need,  no need, no need, no need, no need...

Dia menerangkan bahwa kami melakukan kesalahan dalam konfirmasi. Ada sebanyak 15 orang ketika itu yang tidak mendapatkan kamar. 14 orang berasal dari Indonesia dan satu dari Malaysia tapi ditengah perjalanan yang dari Malaysia akhirnya mendapatkan kamar di hotel.

Kami sempat menawarkan untuk shared room dengan kawan-kawan yang lain, tapi tawaran kami ditoloak karena charge yang mungkin bisa jadi sanksi bagi pihak penyelenggara. Walau akhirnya kami tahu bahwa ada beberapa anak Unand juga melakukan shared room :D but.. ya sudahlah....


Diatas adalah foto teman-teman "Additional Participants" tapi di foto ini Admin ga ada :D akhirnya kami alhamdulillah diberi penginapan di Mess Unand atas izin dari rektor Unand. Sebenarnya beritanya cukup simpang siur. Pada malam itu kami tidak diizinkan untuk makan malam bersama di kantor Gubernur Padang dengan alasan tertentu. Akhirnya kami makan di tempat lain :D ha ha. Dan di sela memesan makanan ada kabar dari panitia bahwa konsulat dari Malaysia mau skype sama Yasmin.


Admin sempat berbincang dengan teman-teman lain, ga disangka mereka emang pintar buanget, kebetulan waktu itu admin diskusi dengan Gus Firman, dia memang menguasai tentang Disaster Management di samping dia memang mengambil jurusan yang berkaitan dengan Disaster, liat aja dia udah mirip sama disaster gitu. Menjiwai banget deh pokoknya. *Peace Gus Firman :P LOL ho ho
Tapi ini serius, admin salut sama beliau karena pengetahuannya, admin jadi tahu apa perbedaan refugee sama IDP, bagaimana dia juga pernah ngerjain beberapa project UN. Pokonya banyak deh. Salut gw ;)

Pembahasan kami salah satunya tentang konspirasi di balik Freeport, Mahasiswa Idealist, Minyak Riau, trus ikan yang bermutasi (kata dhimas), ketergantungan Indonesia terhadap asing, transportasi, vickynisasi dan tak lupa tentang bagaimana sebenarnya acara LBD ini. :D *kalau ada yang kurang PM gue yah !!

Setelah makan makan, kami di pulang kan lagi ke hotel untuk mengambil barang-barang dan kemudian pergi untuk menginap di Mess Unand. Sebelum pergi megambil barang, kami sempetin buat foto-foto di kamar hotel untuk sejenak.

Dan tibalah saatnya untukpergi ke Mess, di bus admin akhirnya bertemu juga dengan yang namanya Nora :) dan beliau menjelaskan tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam acara kali ini. Terutama tentang list participants yang baru dikirim hari jumat dan 10 delegasi Unand yang juga sama sekali tidak mendapatkan kamar. Kami sempat berdiskusi tentang bagaimana keadaan kami dan apa yang harus kami lakukan karena besok (selasa) hari kami free alias tidak memiliki acara apa apa. Dan kami memiliki inisiatif untuk mengisi kekosongan tersebut dengan jalan-jalan ke pantai carocok Painan, tentunya dengan menyewa mobil karena keterbatasan pihak penyelenggara dan kami juga tidak diizinkan untuk mengikuti acara besok dengan alasan kami tidak memiliki asuransi apabila terjadi kecelakaan dalam perjalanan ke Pariaman.

Karena sudah terlalu malam admin cuapek buanget, trus tidur deh.. huftt.. ZzzZZZZZzzzzz.......
but, this is where the story begin.... :D

to be continued...

Sunday, September 8, 2013

Hidup Dalam Persepsi Cinta yang Berbeda

Seseorang datang dengan nama cinta, meminta untuk menciptakan suatu hubungan dengan dasar cinta karena dikhianati oleh cinta yang lain. Mereka semua berjalan dengan mengikuti kehendak hati mereka dengan dalih mencari cinta untuk mendapatkan cinta yang baru. Mereka memiliki persepsi cinta yang berbeda dan cara hidup cinta yang berbeda pula. Melakukan segala hal yang mereka inginkan atas nama cinta dan juga menyesal juga karena cinta. Memang berat sebagai seseorang yang tak tahu apa itu cinta dan mencoba mengerti bagaimana cinta yang dimaksud oleh penjelajah cinta, karena mereka memiliki pengertian tentang cinta dengan pandangan yang berbeda.

Mereka berfikir bahwa untuk membuktikan bahwa mereka mencintai sesuatu atau seseorang harus melalui jalan memiliki sesuatu tersebut dan bahkan Mario Teguh berpendapat sama tentang hal itu yaitu "kalau cinta harus memiliki".


Saya punya cerita yang persis sana mengadopsi persepsi cinta dari Mario Teguh. Salah seorang teman saya pernah menyatakan cinta kepada seorang gadis dengan memberikan sebuah boneka. Terang saja gadis tersebut menerima boneka tersebut. Selang beberapa hari terdengar berita bahwa gadis tersebut menjalin sebuah hubungan dengan orang lain. Tak tahu apa yang terjadi, teman saya langsung terbakar api cemburu dan mendatangi gadis tersebut untuk meminta kembali apa yang telah ia berikan atau gadis tersebut harus membakar boneka yang telah teman saya berikan. Itulah yang terjadi ketika cinta harus memiliki. Kata "harus" menciptakan ekspektasi yang besar terhadap cinta dan kadang akan melakukan apapun jika tidak mendapatkannya.


Tapi penulis memiliki pandangan cinta yang berbeda dari semua yang mereka katakan tentang cinta. Cara mengenal cinta yang tidak sama dengan orang kebanyakan dan mungkin terdengar aneh. Cinta yang tidak harus memiliki dan merasa senang dengan melihat kehadirannya, bersyukur bisa mendengar suaranya, malu bila bertatapan dengannya dan tak sanggup apabila harus berdiri lama di hadapannya. Mungkin bagi kebanyakan orang tidak gentle bagi seseorang lelaki untuk memiliki rasa seperti ini, tapi tidak dapat dipungkiri, itulah yang penulis rasakan.

Penulis tidak pernah berfikir meminta orang yang penulis cintai untuk harus menerima cinta yang penulis punya. Kehadiran dan senyumnya saja sudah cukup :) Jikapun harus memiliki, penulis akan mencoba untuk memilikinya setelah penulis berhasil nanti, bisa membiayainya, bisa menjadi sandaran baginya. Penulis berfikir jika hanya memikirkan tentang cinta yang penulis punya, sama halnya dengan penulis mengabaikan orang yang menunggu penulis di masa depan untuk menjalin cinta yang diridhai-Nya. Bukannya panulis tidak berusaha, mungkin dengan belajar giatlah penulis berusaha untuk dia yang menunggu di masa depan. Penulis ingin membahagiakan dia. Dia yang akan bersama penulis dan diridhai Allah kelak.

Saat ini penulis lebih fokus untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ini penting karena lelaki yang baik diperuntukkan untuk wanita yang baik pula (An-nur : 26). Dan juga Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah (Al-Baqarah : 165).

Semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik :)
Amiin 

Saturday, August 17, 2013

Makna Kemerdekaan Bagiku

Sudah 68 tahun Indonesia merdeka, tapi saya merasa ini bukan kemerdekaan sebenarnya. Indonesia tidak benar-benar merdeka dalam membangun perekonomian yang mandiri, ketegasan yang mandiri, kebijakan yang mandiri dan kesatuan yang mandiri. Saya cukup geram dengan berbagai kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat dalam negeri, apalagi didominasi oleh partai demokr*t, memang sebenarnya demokr*t tidak bersalah, tapi jajaran oknum yang ada di tubuh Demokrat membuat nama Demokrat tercoreng.

50 tahun yang lalu Bung Karno dengan tegas mengatakan pada investor yang berniat membantu Indonesia dengan ucapan "Go to hell with your aid!!!" (persetan dengan bantuanmu!!). Setelah Bung Karno tidak ada lagi, presiden Soeharto hingga presiden saat ini dengan mudahnya menerima bantuan asing bahkan dengan persyaratan yang mencekik Indonesia. Kita bisa dibayangkan saat ini hutang Indonesia karena menerima bantuan asing hampir mencapai 2000 triliun dengan bunga yang mencekik tiap tahunnya.

Apakah Indonesia terlalu bodoh sehingga tidak bisa mengelola kekayaan alamnya sendiri? 
Apakah tak ada rakyat Indonesia yang bisa mengelola kekayaan Alam Indonesia sehingga harus menyerahkannya kepada asing?

Sungguh suatu ironi dan kebodohan yang terjadi di depan kita dan hal tersebut dipertontonkan di muka publik. Sebagai rakyat Indonesia, hati saya teriris. Sangat teriris terlebih dengan pejabat yang mau saja disuap oleh perusahaan asing yang tetap dan masih beroperasi di Indonesia. Dimana otak kalian?!!!!
Menjual bangsa sendiri demi kepentingan asing. Sama halnya kalian membunuh rakyat Indonesia secara perlahan. Kita bisa lihat apa yang terjadi di Freeport sungguh gila dan Pemerintah masih bisa tersenyum bahkan tertawa dengan kebodohan yang diperlihatkan di mata publik. Sungguh tidak masuk akal, bagi hasil untuk Indonesia hanya 1%. Gila ga tuh?

Terang saja saya katakan, lagi lagi keterkaitan partai penguasa terhadap kasus penyuapan yang terjadi baru-baru ini. Inikah Indonesia? Mau jadi apa bangsa kita jika kita dipimpin oleh orang-orang seperti ini. Saya teringat dengan salah satu tulisan cendikiawan Riau yaitu Tabrani Rab. Beliau mengatakan dalam sebuah artikel bahwa jika seekor ikan mati, yang pertama kali busuk dan berulat adalah kepalanya dan baru nanti kemudian diikuti oleh bagian tubuhnya. Beliau kemudian menjelaskan bahwa suatu negara atau pemerintahan itu tergantung dari pada kepala atau piminannya. Jika pimpinannya rusak, maka rusaklah bawahannya dan rusak jugalah negara tersebut.

Saya merasa otak kita memang telah dicuci dengan keadaan dan kelemahan yang kita miliki. Saya sempat bertanya kepada salah seorang yang berkerja di Chevron Riau tentang perusahaan Chevron itu sendiri. Dia mengatakan dengan tegas bahwa "Mana bisa orang Riau mengelola minyak!!!". "Ngapain juga anak UNRI itu demo depan Chevron kayak ga ada kerjaan aja". Sepintas saya setuju, tapi ada beberapa hal yang harus digaris bawahi. Jika bandingan pengelolaan minyak adalah Amerika, tentu Riau kalah jauh, apalagi jika berbicara masalah tegnologi dan jumlah produksi yang bisa dihasilkan. Tetapi yang saya ingin tekankan disini adalah masalah ketransparansian pembagian hasil minyak Riau. Dalam koran harian Riau Pos yang saya baca tahun lalu disebutkan "Rakyat Riau Tidak Tahu Berapa Penghasilan Minyak Riau". Lho kok? Ini memang benar-benar hal yang aneh, sehingga tidak heran jika muncul gerakan Riau Merdeka yang dulu pernah dipelopori oleh Tabrani Rab. Haruskah kita hanya diam saja terhadap pembodohan yang terjadi di depan mata kita dan membiarkan mereka mengelola semua kekayaan Indonesia. Bahkan untuk garam saja, kita juga masih impor dari Singapur. What the..!!! Apakah kekayaan laut Indonesia belum cukup untuk memenuhi kebutuhan garam Indonesia?

Dalam acara metro tv baru baru ini, salah seorang nara sumber menyebutkan bahwa alat ukur dari kemerdekaan adalah kesejahteraan. Kita boleh merdeka secara fisik, tapi secara batin Indonesia masih terjajah dalam berbagai aspek ekonomi, sosial, dan bahkan politik. Bisa kita lihat contohnya ketika Presiden Iran meminta bantuan kepada Indonesia untuk memberikan lampu hijau berkaitan dengan nuklir untuk negaranya. Jelas tampak ketika itu Presiden kita menyambut baik niat Iran karena bertujuan untuk damai, tapi hanya berselang beberapa waktu keputusan Indonesia berubah malah mendukung Amerika yang  dulu menyerang Iraq dengan alasan keberadaan senjata pemusnah masal dan sampai hari ini tidak terbukti. Jutaan nyawa telah melayang karena perang dan sampai hari ini Amerika masih memproduksi berbagai macam senjata dan mengklaim dirinya sebagai Polisi Dunia. Kejamnya dunia...

Maka oleh karena itu saya menghimbau bagi kita generasi muda sebagai agen perubahan (Agent of Change), saatnya kita merobah ketidak adilan ini. Sebagai pemuda, kita memilki peran penting bagai negara kita. Adanya persatuan bangsa, tanah air dan bahasa diciptakan oleh pemuda melalui sumpah pemuda, terjadinya proklamasi pada tanggal 17 Agustus setelah peristiwa rengas dengklok dilakukan oleh pemuda, pemberhentian rezim Suharto yang berkuasa selama 32 tahun dilakukan oleh pemuda. Ini merupakan catatan penting bagi kita untuk memupuk semangat generasi muda untuk merubah bangsa kita kearah yang lebih baik. Pemuda!!! Jadilah Pelopor bukan Pengekor!!!

Merdeka !!!
Merdeka !!!


Semoga artikel saya ini memberi manfaat yang baik bagi saya selaku Admin blog ini dan juga bagi pembaca, agar semangat juang pemuda semakin, selalu dan akan terus berkorbar untuk Indonesia yang lebih baik. Wasallam :)

Sumber:
http://forum.detik.com/freeport-kita-dapat-berapa-t206755.html

Saturday, August 10, 2013

Atasi Problematika Listrik Anda dengan TRIDINAMIKA

Tridinamika Blog Kontes 2013Admin cukup jengkel dengan masalah listrik yang terus terjadi di Indonesia ini. PC admin terkadang mengalami troubleshooting ketika listrik harus mati secara mendadak baik melalui pemadaman listrik maupun turunnya spanning. Yang lebih parahnya lagi adalah alat-alat elektronik yang lain suka kegirangan untuk berhenti kerja kalau sudah terjadi pemadaman listrik. Jika lama-lama seperti ini berapa banyak biaya yang harus Admin keluarkan untuk memperbaiki semua alat-alat tersebut. Apakah bisa Admin menuntut PLN sebagai korban atas ketidaknyamanan terhadap layanan konsumen? karena pemadaman listrik berdampak pada kerusakan alat elektronik yang Admin miliki.

Memang pentingnya listrik dalam kehidupan  tidak bisa kita pungkiri karena kebutuhan masyarakat terhadap listrik bukan lagi merupakan kebutuhan sekunder, tapi sudah merupakan kebutuhan primer yang selama 24 jam kita membutuhkannya. Segala sesuatunya memerlukan listrik bahkan nanti Dahlan Iskan juga akan meluncurkan mobil listrik yang juga mempengaruhi tingkat kebutuhan listrik Indonesia tentunya. Dengan terjadinya hal tersebut tidak heran apabila penurunan tegangan (voltage collapse) terjadi di Indonesia, karena semua kalangan membutuhkan listrik dan pembangkit listrik yang ada sama sekali tidak sebanding dengan peningkatan konsumsi listrik yang berujung pada pemadaman bergilir.

Kita bisa lihat bagaimana sejarah pelistrikan di Indonesia. Mulai dari zaman Belanda hingga sekarang, tidak begitu banyak bendungan dan pembangkit yang dibangun. Seharusnya pemerintah tanggap akan hal ini. Sedangkan jumlah penduduk terus bertambah dan kebutuhan akan listrik juga bertambah begitu pesat tapi perkembangan listrik di Indonesia tidak bisa memacu perkembangan kebutuhan listrik di Indonesia. Admin sungguh iri terhadap negara tetangga seperti Singapur yang hampir tidak mengalami pemadaman listrik sama sekali. Admin sempat menanyakan pada teman Admin yang berdomisili di Singapur tantang bagaimana masalah pemadaman listrik di Singapur dan dia dengan enteng menyebutkan bahwa selama dia tinggal di Singapur dari kecil hingga sekarang hanya 1 kali mengalami pemadaman listrik, dan itu pun hanya berlangsung selama 5 menit. Dia menjelaskan kembali bahwa dalam 5 menit ketika itu, banyak orang yang merasa bahwa itu adalah hari kiamat, karena kejadian seperti itu tidak pernah terjadi sebelumnya. 

Namun pemadaman listrik yang sering terjadi di Indonesia ini, yang dianggap seperti kiamat bagi Singapur, dirasakan hampir setiap hari akhir-akhir ini oleh warga negara Indonesia khususnya Admin yang berdomisili di Pekanbaru. Tentunya hal ini harus diatasi dengan solusi yang tepat. Jika hanya menyalahkan pemerintah tentu tidak akan ada gunanya, oleh karena itu, solusi dini yang paling logis yang bisa kita lakukan adalah memulai sesuatu dari diri kita sendiri yaitu dengan cara menghemat pemakaian listrik kita. Dalam hal ini, Admin menyarankan untuk menggunakan jasa alat ukur dan instrumentasi TRIDINAMIKA. Kenapa TRIDINAMIKA? Karena TRIDINAMIKA merupakan perusahaan terdepan di Indonesia dalam menangani problematika pelistrikan di Indonesia yang dibantu oleh tenaga ahli yang handal daam bidangnya dan TRIDINAMIKA juga telah memenuhi syarat dari konsep Pembangunan Berkelanjutan (Suitainable Development) yang telah di-implementasikan di dunia Internasional, dalam hal ini TRIDINAMIKA bisa memberikan solusi untuk saat ini dan juga sekaligus memberikan solusi untuk program jangka panjang atau dengan kata lain TRIDINAMIKA tidak hanya memperhatikan bagaimana pemanfaatan listrik (Power Management) itu sendiri tetapi juga memperhatikan bagaimana keselamatan lingkungan manusianya (Human Safety Environment Clinic). Hal ini merupakan hal yang harus kita perhatikan dan ini merupakan program jangka panjang yang berguna, bukan hanya untuk kita tetapi juga berguna untuk generasi penerus kita.

Sebelum hal buruk terjadi, tentunya perlu bagi kita untuk melakukan tindakan preventif yang bisa kita dapatkan dari Tridinamika. Dalam hal ini anda tidak perlu memikirkan tentang kualitas sumberdaya manusianya (Human Resources Quality) atau masalah tegnologi yang digunakan, karena Tridinamika telah diakui sebagai ahli dalam jasa pengukuran (Measuring Service) dan pemasok instrument ukur di Indonesia.

Manfaat Teknis yang akan anda peroleh adalah:
  • Berkurangnya resiko kebakaran akibat hubung pendek listrik 
  • Membantu pengguna dalam melakukan pencegahan penyebaran polusi jaringan listrik
  • Penambahan lifetime dan reliabilitas peralatan 
  • Pengguna dapat secepatnya menentukan penyebab terjadinya kerusakan, apakah dari kualitas powerline ataukah dari gejala mekanis
  • Mengurangi resiko terjadinya premature downtime (kerusakan dini) pada berbagai komponen elektrik. 
  • Pengguna dapat secepat mungkin menentukan solusi yang paling tepat untuk menanggulangi permasalahan powerline quality
  • Membantu anda dalam melakukan pencegahan penyebaran polusi jaringan listrik
  • Anda dapat secepat mungkin menentukan solusi yang paling tepat untuk menanggulangi permasalahan powerline quality
  • Penambahan lifetime dan reliabilitas peralatan yang berbasis komputer
  • Membantu pengguna dalam melakukan managemen pembebanan
  • Membantu anda dalam melakukan management pembebanan

Manfaat Non Teknis yang akan anda peroleh adalah:
  • Penurunan kualitas produksi yang berlebih dapat dihindari
  • Penghematan biaya maintenance mesin-mesin produksi hingga ratusan juta rupiah tiap tahunnya.
  • Penghematan energy yang signifikan (energy saving)
  • Langkah awal dalam tahapan audit energi telah terpenuhi

Untuk mendapatkan segala layanan diatas anda bisa menggunakan jasa dari TRIDINAMIKA yang selalu siap sedia memberikan pelayanannya berupa jasa pengukuran (measuring service) dan juga menawarkan produk-produk instrumen pengukuran listrik dari seluruh dunia yang mana hal ini sesuai dengan visi TRIDINAMIKA itu sendiri yaitu "Be a center of instrument that provide many brands and products from all around the world of the test and measuring instrument". Dalam membantu kinerja TRIDINAMIKA dalam melayani anda, TRIDINAMIKA juga dilengkapi dengan berbagai macam instrument ukur digital yang oke punya. Anda bisa melihat berbagai macam instrumen pengukuran dari TRIDINAMIKA disini lengkap dengan spesifikasi, keakurasian, keistimewaan alat dan juga kegunaannya.

TRIDINAMIKA memilki berbagai macam alat ukur yang lengkap dalam masalah pengukuran, analisa dan memberikan solusi yang tepat untuk listrik anda. Anda tidak perlu bingung akan hal itu. Biarkan TRIDINAMIKA mengatasi semua masalah kelistrikan perusahaan, kantor dan rumah anda. Mari atasi semua itu bersama partner yang tepat dalam membina lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman.

Dua jenis produk yang tidak kalah terkenal dari TRIDINAMIKA adalah produk yang berasal dari pengembang AGILENT Technologies dan FLUKE. AGILENT Technologies atau lebih dikenal dengan Agilent adalah perusahaan yang berkedudukan di California, Amerika yang sengaja mendesain mengembangkan dan memproduksi instrument pengukuran elektronik dan bio-analistis untuk membantu perusahaan lainnya dalam mencapai performa terbaiknya baik dalam segi efesiensi energi, produktifitas dan kenyamanan lingkungan kerja.

Sebagaimana yang kita ketahui, Fluke dikenal sebagai pengembang Intrenasional yang sengaja mendedikasikan produk-produknya untuk kepentingan perusahaan yang akan beranjak menuju taraf internasional dan mendapat sertifikat ISO sebagai pijakan pertama mereka untuk Go International. Pelayanan mereka meliputi test, pengukuran dan kalibrasi peralatan secara berkesinambungan dan keakuratan yang tidak perlu diragukan.


PT. TRIDINAMIKA JAYA INSTRUMENT 
Jalan Boulevard Raya Blok BA3 No.15 Gading Serpong
Tangerang 15810, Jakarta, Indonesia
Phone : 62-21-546 7617, 5467618, 5421 2399, 5421 2402
Fax : 62-21-546 7617
Email : tridi@tridinamika.com

Sengaja Admin memposting masalah ini selain berkaitan dengan lomba, tulisan ini juga ditujukan kepada jajaran pemerintah sebagai kritik guna memperbaiki dan membangun pelistrikan di Indonesia, dan juga menginformasikan kepada pembaca dan khususnya diri Admin sendiri untuk lebih tanggap akan masalah penghematan listrik, karena Admin menyadari bahwa kita harus melakukan hal ini bersama-sama baik pemerintah maupun rakyatnya. Mungkin menghemat listrik merupakan hal kecil, tetapi jika kita lakukan bersama-sama akan menjadi sesuatu yang besar untuk kepentingan kita bersama. Mari berhemat :) Untukmu, Untukku dan Untuk Indonesia.


Sumber:
Okezone.com (Dosen Beri Solusi Pemadaman Bergilir)
Okezone.com (Pemadaman Listrik di Pekanbaru, Riau)
PLN.co.id (Elektronik Rusak karena Pemadaman)
En.wikipedia.org (Pembangunan Berkelanjutan)
Tridinamika.com (Jasa Pengukuran Tridinamika)
AGILENT Technologies (Perusahaan)
Fluke (Fluke Company)

Saturday, August 3, 2013

Bersih Pekanbaru, Kota Ku, Kotamu dan Kota Kita

Pada tanggal 01 Agustus 2013, Admin diajak untuk buka bersama oleh organisasi PCMI Riau di Mesjid Nurul Huda kecamatan sail yang juga mengundang wakil Wali kota Pekanbaru yaitu Pak Ayat dalam acara Donor Mukena dan Santunan terhadap anak yatim. Acara tersebut terselenggara dengan cukup baik, hanya saja Admin agak segan karena kedatangan Admin ketika itu tidak banyak membantu dan ada bahkan beberapa panitia yang tidak mendapatkan nasi. Hal ini cukup membuat Admin merasa seolah membebani mereka :) (maaf ya...) itu hanya gambaran singkat tentang bagaimana keadaan yang Admin rasakan saat itu. Kali ini Admin akan membahas tentang bagaimana masalah kebersihan dari Pekanbaru itu sendiri.

Selang dalam acara tersebut, Pak Ayat dipersilakan untuk memberi semacam tausiah dan kata sambutan sebagai perwakilan dari pihak pemerintah. Di salah satu sambutan yang beliau berikan, Pak Ayat mengatakan bagaimana rapat yang ia jalani dengan jajaran nya tentang bagaimana kebersihan Pekanbaru. Beliau menyatakan bagaimana keadaan Pekanbaru ketika hujan datang dan banyak selokan yang tersumbat dikarenakan sampah. Banyak masyarakat yang belum sadar bagaimana dampak sampah terhadap kota kita.

Terkesima dengan paparan tersebut, Admin berfikir sejenak bagaimana kebiasaan membuang sampah yang dilakukan masyarakat Pekanbaru. Admin juga teringat beberapa pengalaman Admin yang juga pernah membuang sampah sembarangan. Hal ini membuat Admin berfikir kembali tentang hal ini, dan Admin coba untuk membandingkan hal ini dengan kebiasaan masyarakat Jepang yang tidak membuang sampah sembarangan. Pengalaman Admin ketika di Jepang menunjukkan memang benar adanya bahwa realita membuang sampah di Jepang sangat jauh dari apa yang masyarakat Pekanbaru lakukan. Admin mulai menarik kesimpulan bahwa apa yang dikatakan oleh Wakil Wali Kota Pekanbaru ada benarnya tapi, disisi lain ada beberapa poin yang tidak dapat diterima.

Kebiasaan masyarakat Pekanbaru membuang sampah sembarangan juga tidak lepas dari peran Pemerintah kota Pekanbaru itu sendiri. Kita bisa lihat aksesibilitas tong sampah yang ada di Pekanbaru sangat kurang sehingga tidak  heran hal ini membuat masyarakat terbiasa untuk membuang sampah. Pengalaman Admin ketika ingin membuang sampah, bahkan di beberapa tempat umum, tong sampah pun tidak tersedia. Seharusnya hal ini menjadi kewajiban bagi sebuah pemerintah yang mendapat pajak dari rakyat untuk menyediakan tong sampah pada tempat yang semestinya. Bukan itu saja, bahkan pengelolaan sampah di Pekanbaru juga masih belum memadai. Akses yang kurang dan pengelolaan yang tidak memadai, lengkap lah dinamika masalah sampah di Pekanbaru.

Merupakan poin plus bagi Pekanbaru melakukan pengklasifikasian atau pengelompokan sampah antara sampah organik dan non organik, hanya saja tetap hal ini masih belum begitu efektif karena masih banyak masyarakat yang tidak bisa membedakan mana sampah yang organik dan mana yang non organik. Bahkan pada saat sampah-sampah tersebut dimasukkan ke dalam mobil pengangkut sampah, petugas kebersihan tampak menyatukan semua sampah baik itu organik dan non organik dalam satu tempat. Masih banyak PR yang harus dikerjakan Pemerintah Pekanbaru itu sendiri dan saya tentu saja kita semua akan tetap mengawal bagaimana jalannya sistem dan tata pemerintahan Pekanbaru untuk menjadi kota yang lebih baik.

Juga berbicara masalah banjir, hal ini bukan semata-mata karena sampah. Admin juga berbicara kepada engineer dan melihat langsung bagaimana keadaan Pekanbaru ketika terjadinya banjir. Dalam hal ini yang terjadi adalah ketika hujan lebat, saluran menuju drainase tidak dapat menampung volume air yang begitu besar. Padahal drainase belum penuh tapi, air hujan seakan harus mengantri lama untuk mencapai drainase. Seharusnya hal ini bisa diantisipasi dengan menggunakan estimasi skala maksimum untuk mencegah hujan yang sangat lebat dan menghindari dan mengurangi dampak banjir. Pekanbaru adalah kota yang sedang berkembang dan Admin yakin lambat laun Pekanbaru akan merasakan permasalahan yang dialami seperti Jakarta yaitu kurangnya daerah resapan karena trerjadinya pembangunan disana sini. Penghijauan daerah sebayak 30% sebagaimana kesepakatan protokol kyoto perlu dilakukan. Ini merupakan hal yang perlu dan harus diperhatikan dan diantisipasi. Sehingga kota kita menjadi seimbang dalam hal penghijauan dan keberadaan pembangunan.

Dalam hal ini Admin juga tidak menafikan bahwa memang Pekanbaru dinobatkan selama 7 kali berturut-turut menjadi kota ter bersih di Indonesia dengan diraihnya piala Adipura, tapi tentu saja masih ada hal yang harus kita benahi. Kritik yang Admin lakukan adalah salah satu kontrol yang dilakukan agar terciptanya Pekanbaru yang kita impikan. Admin juga menginginkan Pekanbaru sejajar dengan kota-kota hebat yang ada di luar negeri. Ini bukan hal yang mustahil dan sangat mungkin bagi kita untuk melakukannya. 

Admin juga melihat bahwa visi Riau pada tahun 2020 mendatang adalah "Terwujudnya Provinsi Riau Sebagai Pusat Perekonomian Dan Kebudayaan Melayu Dalam Lingkungan Masyarakat Yang Agamis, Sejahtera Lahir Dan Bathin, Di Asia Tenggara Tahun 2002”. Kita bisa melihat bagaimana bagusnya cita-cita Riau khususnya Pekanbaru ingin menjadi Pusat perekonomian dan Pusat Kebudayaan Melayu dia Asia Tenggara, tapi sekali lagi, hal untuk mewujudkan hal tersebut, kita harus menerapkan standar internasional bagi kota kita dan tentu saja standar kebersihan juga stadar internasional.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Pekanbaru, Riau adalah kota melayu dan melayu erat kaitannya dengan kota madani yang dikaitkan dengan Islam. Dalam Islam kebersihan adalah tolak ukur pertama dalam segala keadaan, apalagi dalam hal beribadah. Tidaklah heran apabila dalam pembahasan kitab fiqih, kebersihan dibahas pada bab pertama dalam kitab. Ini menunjukkan betapa pentingnya kebersihan.

Semoga hal ini bisa menjadi masukan bagi Pemerintah Kota Pekanbaru dan bisa direalisasikan dengan baik. Ini hanya merupakan satu dari sekian banyak kritik yang berguna untuk membangun kota kita, kotamu dan kotaku kota Pekanbaru.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa :)

by. Cyberstudents Pekanbaru 

Tuesday, July 30, 2013

Syair Abu Nawas "Aku Tak Pantas Masuk Surga"

Admin masih teringat ketika pertama kali masuk salah satu pesantren yang ada di Pekanbaru yaitu Pondok Pesantren Almunawwarah selama 4 tahun untuk jenjang SMP. Ketika itu guru Admin yang bernama Ustadz Jaylani mengajarkan Admin beberapa syair Abu Nawas yang sangat populer dan kami menyanyikannya bersama-sama. Syair ini bercerita bagaimana seorang Abu Nawas yang sadar akan dosa-dosanya begitu banyak yang bagaikan butiran pasir di pantai. Bahkan saking banyaknya dosa Abu Nawas, Ia menyatakan bahwa Ia tidak pantas masuk surga. Marilah kita renungkan dosa-dosa yang telah kita lakukan dan bertaubat dengan hati yang ikhlas dan tenang. :)


v     إِلهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً    
                وَلاَ أَقْوَى عَلىَ النَّارِ الجَحِيْمِ
v     فَهَبْ ليِ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبيِ     
               فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ العَظِيْمِ
v     ذُنُوْبيِ مِثْلُ أَعْدَادِ الرِّمَالِ    
                فَهَبْ ليِ تَوْبَةً يَاذاَالجَلاَلِ
v     وَعُمْرِي نَاقِصٌ فيِ كُلِّ يَوْمٍ  
                   وَذَنْبيِ زَئِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِ
v     إِلهِي عَبْدُكَ العَاصِي أَتَاكَ         
           مُقِرًّا  بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاكَ
v     وَإِنْ تَغْفِرْ فَأَنْتَ لِذَا أَهْلٌ              
                 فَإِنْ تَطْرُدْ فَمَنْ نَرْجُو سِوَاكَ

§       Wahai Tuhanku ! Aku bukanlah ahli surga 
o       tapi aku tidak kuat dalam neraka.

§        Maka berilah aku taubat (ampunan) dan ampunilah dosaku

o      sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dosa yang besar.


§      Dosaku bagaikan bilangan pasir

o     maka berilah aku taubat wahai Tuhanku yang memiliki keagungan.

§      Umurku berkurang setiap hari
o    sedang dosaku selalu bertambah, bagaimana aku menanggungnya.

§      Wahai, Tuhanku! Hamba Mu yang durhaka telah datang kepada Mu 
o     dengan mengakui segala dosa, dan telah memohon kepada Mu.

§       Maka jika Engkau mengampuni, Engkaulah pemilik ampunan
o     tetapi jika Engkau menolak, kepada siapa lagi aku mengharap selain kepada Engkau?

====================
Bacaan Syair Abu Nawas

====================
Ilaahii lastu lil firdausi ahlaan wa laa aqwaa ‘alaa naaril jahiimi
Fa hablii taubatan waghfir zunuubii fa innaka ghaafirudzdzambil ‘azhiimi
Dzunuubii mitslu a’daadir rimaali fa hablii taubatan yaa dzaaljalaali
Wa ‘umrii naaqishun fii kulli yaumi wa dzambii zaa-idun kaifah timaali
Ilaahii ‘abdukal ‘aashii ataaka muqirran bidzdzunuubi wa qad da’aaka
Fa in taghfir fa anta lidzaaka ahlun wa in tathrud faman narjuu siwaaka


Ini video Admin, tentang syair Abu Nawas bagi yang mau tampil buat acara Rohis atau acara pernikahan :)



Source:
http://man2rtu.blogspot.com/2013/05/syair-abunawas.html

Tuesday, May 7, 2013

ISG Pindah, Rektor Universitas Islam Riau Merasa dijebak Kemenpora

Pekanbaru, beritaazam.com : Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo usai rapat pembahasan Islamic Solidarity Games (ISG) III, dikantor Kementerian Olahraga, Senin (22/4). Mengeluarkan statmen lokasi ISG III akan dipindah dari Pekanbaru ke Jakarta. Keputusan itu dikeluarkan berdasarkan hasil rapat dengan mengundang pihak akademisi perguruan tinggi yang ada di Riau. Yang disebut Kemenpora mengatakan ISG III, berat jika harus digelar di negeri lancang kuning.

Menyikapi hal itu salah seorang akademisi yang hadir Prof. Dr. Detri Karya yang juga Rektor Universitas Islam Riau (UIR) membantah pernah menyampaikan ISG III berat jika harus dilaksanakan di Riau. "Yang saya sampaikan bagaimana hubungan ISG dibidang ekonomi, dimana ISG akan memberikan dampak yang sama dengan PON, ekonomi menggeliat dan masyarakat bergairah," ujar Detri Karya kepada Media Riau saat dimintai keteranganya, Kamis (25/4). Diakui Detri Karya, gelagat akan dipindahnya ISG ke Jakarta sudah terlihat sebelum rapat digelar dikantor Kementerian. "Saya sudah melihat gelagatnya bakal dipindah ke Jakarta, yang saya sampaikan hanya sebatas hubungan ISG dengan ekonomi Riau," ucap Detri heran kenapa pihak kementerian mengatakan pendapat akademisi mengatakan ISG berat jika harus dilaksankan di Riau. 

Dimana dengan digelarnya ISG di Riau Detry menegaskan disamping memberikan dampak ekonomi yang besar seperti saat PON lalu. Seperti diketahui tahun 2015 akan diberlakukan perdagangan bebas Asean Free Trade Area (AFTA). "Riau sebagai daerah batas terdepan 2 negara Malaysia dan Singapura akan lebih siap menghadapi AFTA," ujar Detri. Cuma diakui Detri pertimbangan pihak kementerian ketika itu berbeda, mereka lebih melihat pada persoalan hukum yang sedang dihadapi Gubernur Riau HM Rusli Zainal, selain itu masalah hutang main stadium yang belum tuntas serta ivent Pilgubri 2013 yang sangat berdekatan dengan jadwal ISG III. 

Dalam rapat itu juga menyinggung masalah keterbatasan dana pelaksanaan dimana untuk menggelar ISG dibutuhkan dana sebesar Rp 255 Miliar, sementara yang disediakan pusat hanya Rp 200 Miliar berarti masih kurang Rp 55 Miliar lagi sementara daerah hanya menyediakan Rp 45 Miliar dan dinilai itupun belum cukup. Dalam rapat itu kembali ditegaskan Detri berdasarkan pengakuan pihak Kemenpora bukan untuk menghasilkan keputusan akan dipindahnya ISG III ke Jakarta. "Dan saya sendiri bukan dalam posisi mewakili Pemprov Riau," ujar Detri. Detri mengaku terkejut usai rapat Kemenpora mengeluarkan statmen memindahkan ISG ke Jakarta. "Mereka mengatakan akan ada lagi rapat lanjutan yang mengundang Gubernur dan pihak terkait lainnya, tiba-tiba keluar aja statmen ISG akan dipindahkan, jelasnya lagi. Dalam rapat yang dihadiri langsung Menpora Roy Suryo dan Ketua KOI Rita Soebowo itu, Detri menyebutkan pihak Kemenpora justru banyak memuji keberhasilan Gubernur Riau HM Rusli Zainal. "Mereka banyak memuji Pak Gubernur karena mereka melihat Riau berkembang pesat dimasa kepemimpinan Gubri HM Rusli Zainal," jelasnya. 

 Namun dengan kondisi Gubri yang sedang menghadapi kasus hukum muncul kekawatiran dari Kemenpora, ISG tidak akan berjalan dengan baik. "Mereka melihat posisi Gubri sangat dominan dalam ISG," ucapnya. Rita Sobowo Ketua KOI juga berkomentar kalau peran Gubri HM Rusli Zainal sangat besar dalam ISG III, "Dengan kondisi beliau seperti itu kita meragukan ISG akan berjalan dengan baik sementara ISG merupakan ivent Internasional," Ujar Detri menirukan kata Rita.  

Lebih jauh dikatakan Detri, karena dirinya sudah melihat adanya keinginan yang kuat dari pihak Kemenpora memindahkan ISG ke Jakarta, dirinya sempat menyarankan jika memang ISG harus dipindah ke Jakarta, jangan sepenuhnya meninggalkan Provinsi Riau. "Kita sarankan ada ivent tertentu yang dilaksanakan di Riau dan di Jakarta agar masyarakat Riau tidak sepenuhnya ditinggalkan," ujar Detri Karya mengakhiri. * ========================



========================

Sumber: 

Your Comment (Facebook or Yahoo)